tag_head
news-details
People Blogs

Foto Langka Ketika Bung Karno Jumpa Presiden AS John F

Saat Putri John F Kennedy Mengenang Bung Karno - Tribun 4 Mar 2014 TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Dubes RI untuk Jepang, Yusron Ihza Mahendra dan Dubes AS untuk Jepang, Caroline Kennedy, terlihat bercengkerama  TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Dubes RI untuk Jepang, Yusron Ihza Mahendra dan Dubes AS untuk Jepang, Caroline Kennedy,  terlihat bercengkerama akrab dalam acara Japan Food Expo 2014 (Foodex Japan 2014) di Makuhari  Messe (20 kilometer dari Tokyo), Selasa 4/4/2014.

Kedua dubes berada di tempat ini datang untuk melakukan pengguntingan pita, menandai dibukanya Japan Food Expo 2014 yang diikuti oleh 82 negara peserta, termasuk Indonesia.

Di sela-sela acara ini, Dubes Yusron dan Dubes Kennedy sempat berbincang-bincang. Tanpa diduga-duga, Dubes Kennedy mengatakan Indonesia merupakan negara yang selalu  berada dalam ingatannya.

Khususnya, karena dia memiliki sebuah kenangan manis tentang Indonesia. "Indonesia selalu ada dalam ingatan saya. Saya pernah berkunjung ke  Indonesia dalam rangkaian bulan madu," ujar Kennedy mengawali ceritanya.

"Pada masa itu, saya juga berkunjung ke Borobudur," lanjut Dubes AS yang kehadirannya di Jepang mendapat perhatian kalangan media dari manca negara ini.

"Oh, terima kasih sekali karena Anda telah memilih Indonesia (Yogyakarta) untuk penggalan penting dalam sejarah perjalanan hidup Anda," ujar Dubes Yusron dalam perbincangan akrab, sebagaimana disebutkan dalam rilis KBRI Tokyo yang dikirimkan kepada Tribunnews.com.

"Semasa hidupnya, mendiang Ayah Anda, Presiden John F. Kennedy amat dekat dengan Bung Karno, mendiang Presiden kami," ujar Dubes Yusron melanjutkan.

"Saat masih kecil, ibu saya sering bercerita tentang Bung Karno dan Indonesia kepada saya. Mungkin ini yang membuat saya memutuskan ke Indonesia puluhan tahun silam itu serta ingin menyaksikan Borobudur," Caroline Kennedy kemudian menjawab sumringah.

Dubes RI dan Dubes AS berada di Makuhari bersama sejumlah dubes negara lain dalam Expo tahunan bergengsi yang diikuti oleh 2700 peserta pameran (exhibitor).

Beberapa produk makanan dan minuman Indonesia seperti madu, cokelat, teh, kopi, makanan beku, olahan hasil laut, serta minyak sawit dari 28 perusahaan tampak terpampang di Pavilion Indonesia.

Dubes Yusron menilai bahwa Foodex Jepang 2014 merupakan ajang penting bagi promosi makanan dan produk pangan Indonesia. "Kita harus tampil ke pentas dunia, termasuk melalui makanan atau kuliner kita," ujar Yusron.


Presidents Kennedy and Soekarno with Caroline Kennedy | Flickr
Ketika Sukarno dan Kennedy Berdebat - Historia 22 Nov 2017 Presiden Sukarno dan Presiden John F. Kennedy bersama putri sulungnya, Caroline di halaman belakang Gedung Putih. (JFK Library). HARI masih belum terlalu terik di negara bagian Maryland, Amerika Serikat. Presiden John F. Kennedy bergegas menuju pangkalan Angkatan Udara Andrews. Ada apa gerangan? Rupanya seorang tamu penting telah datang.

Pada 24 April 1961, Presiden Sukarno berkunjung ke Amerika Serikat. Pukul 10 pagi, pesawat Pan Am yang membawa rombongan Sukarno mendarat. Presiden Kennedy menerima secara langsung kedatangan Sukarno dengan upacara penyambutan. Pertemuan dilanjutkan ke Washington untuk mengadakan pembicaraan informal. Turut mendampingi Sukarno, Wakil Perdana Menteri Pertama Johanes Leimena, Menteri Luar Negeri Subandrio, dan Duta Besar Zairin Zain.

“Ini adalah isyarat sambutan kehormatan luar biasa yang dilakukan presiden Amerika kepada pemimpin Indonesia,” kata Walentina Waluyanti de Jonge dalam Tembak Bung Karno, Rugi 30 Sen.

Setibanya di Gedung Putih, Presiden Kennedy membuka pembicaraan. Nota percakapan antara Kennedy dan Sukarno termuat dalam arsip Foreign Relations of the United States, 1961-1963, Volume XXIII: Southeast Asia, dokumen nomor 172.

“Mengapa Anda menginginkan Irian Barat?” tanya Kennedy sembari menjelaskan bahwa orang Papua yang ber-ras Melanesia berbeda dengan orang Indonesia pada umumnya yaitu Melayu Mongoloid. Kennedy juga mengingatkan uang yang dikeluarkan oleh Belanda untuk mengelola wilayah tersebut lebih banyak daripada hasil yang didapatkan.

Sukarno membalasnya dengan mengurai analogi. “Apakah rakyat Amerika semuanya ras kulit putih?” tanya Sukarno. “Sebuah bangsa bukan sekedar masalah ras atau warna kulit.” Sebagaimana orang-orang kulit hitam dan berwarna lainnya di Amerika, Sukarno menjelaskan maksudnya bahwa Indonesia terdiri dari bermacam-macam ras. Johanes Leimena ikut menimpali Kennedy, bahwa akar budaya dan sejarah Irian Barat banyak dipengaruhi dari Maluku.

“Karena wilayah ini adalah bagian dari bangsa kami,” tegas Sukarno. “Orang Dayak dari Kalimantan juga terbelakang mirip dengan orang Papua di Irian Barat. Hawaii adalah bagian dari Amerika tetapi orang Hawaii berbeda ras dengan orang Amerika kebanyakan. Orang Papua? Ya. Mereka pun ras yang berbeda dan begitu pula orang Dayak. Tetapi orang Dayak senang menjadi bagian dari Indonesia.”

Pada kesempatan itu, Kennedy juga mengonfirmasi pandangan Menteri Luar Negeri Belanda Joseph Luns yang menganggap Indonesia akan mengancam wilayah timur dari Irian Barat. Sukarno menampik tudingan itu. Mengenai wilayah Timur dari pulau Irian (Papua Nugini), Sukarno menegaskan wilayah itu bukan bagian dari teritorial Indonesia sehingga tak ada alasan bagi Indonesia untuk mencaploknya.

Kennedy tampak memahami tuntutan Indonesia atas wilayah Irian Barat. Namun kepada Sukarno, dia menekankan suatu hal. Masalah Irian Barat akan menjadi rumit dan sukar penyelesaiannya apabila terjadi aksi militer di Irian Barat.

Kendati tiada kesepakatan soal Irian Barat, kedua presiden tersebut pada prinsipnya setuju untuk menolak politik kolonialisme. Pembicaraan pun bergeser ke topik lain seputar komunisme di Asia Tenggara dan Indonesia. Kennedy juga menawarkan tim ekonominya untuk membantu program pembangunan semesta Indonesia berjangka delapan tahunan (1961-1969).

Menurut sejarawan Baskara Tulus Wardaya, Kennedy mengisyaratkan bahwa dia memiliki kepentingan pribadi untuk memastikan konflik Irian Barat berakhir dengan penyelesaian yang baik. Terjadinya suatu perang lokal akan dapat membahayakan kepentingan Amerika di kawasan Asia Pasifik.

“Walaupun tidak yakin apakah Bung Karno akan mewujudkan ancamannya untuk menggunakan kekerasan guna menyelesaikan sengketa Irian Barat, pemerintahan Kennedy tetap tidak ingin mengambil resiko bahwa perselisihan itu akan memanas menjadi konflik militer internasional,” tulis Baskara dalam disertasinya yang dibukukan Indonesia Melawan Amerika: Konflik Perang Dingin 1953-1963.

Pertemuan antara Sukarno dan Kennedy ditutup dengan sesi foto bersama. Juru foto kepresidenan, Robert Knudsen mengabadikan momen ketika keduanya bercengkrama di halaman belakang Gedung Putih. Sebuah potret penuh persahabatan tergambar ketika Sukarno, Kennedy, dan Caroline, putri sulung Kennedy yang berumur empat tahun, difoto bersama.

“Dan sampai sekarang gambar Kennedy beserta keluarganya masih ada dirumahku,” tutur Sukarno kepada Cindy Adams dalam otobiografi Bung Karno Penyambung Lidah Rakyat.


Saat Bung Karno Bertanya: Kenapa Mereka Membunuh Kennedy? 5 Des 2017 Bung Karno membangun Wisma Negara untuk tempat tinggal Kennedy selama di Jakarta. Namun Kennedy tewas sebelum ke Jakarta.
NEIL KEENAN UPDATE | Amanah Of Oz II: A Tribute To President Soekarno March 31, 2020 ...
Putri Mantan Presiden John F. Kennedy Dipastikan Jadi Dubes AS ... 6 Mei 2022 Senat Amerika Serikat hari Kamis, (5/5/2022) menyetujui pencalonan Caroline Kennedy, putri Presiden John F. Kennedy, menjabat sebagai Dubes  Caroline Kennedy - Pinterest Presiden John F. Kennedy berdiri bersama putrinya Caroline Kennedy dan Presiden LeRoy) - White House Photographs • #potolawassukarno #soekarno #sukarno  Foto Berwarna Presiden Soekarno Bersama Kennedy di Gedung Putih - Mylinekerr
All sizes | Flickr - Photo Sharing! - Flickr Square 75 (75 × 75); Square 150 (150 × 150) ; Small 240 (179 × 240); Small 320 (238 × 320) ; Medium 500 (372 × 500); Medium 640 (476 × 640) ; Large 1024 (762 ×  Video dan Foto Berwarna Presiden Sukarno dan Kennedy di ... Siapa yang tak tahu kedekatan Bung Karno dan JF Kennedy, Memang,Bung Karno Presiden Soekarno menyalami anak perempuan Presiden Kennedy, Caroline Kennedy  30 Best Soekarno images | Founding fathers, President of indonesia, Old photos
Foto Langka Ketika Bung Karno Jumpa Presiden AS John F ... 17 Agu 2020 Dua tahun sebelum Kennedy ditembak 1963 , Soekarno sempat berkunjung ke Gedung AS, pada 1961 bertemu dengan Kennedy dan putrinya, Caroline. Meeting with Sukarno, President of Indonesia, 4:28PM ... - Alamy President John F. Kennedy stands with his daughter Caroline Kennedy and President of Indonesia Ahmed Sukarno on the South Lawn, White House, Washington,  Video dan Foto Berwarna Presiden Sukarno dan Kennedy di Gedung Putih
Gifts From the World to the White House: Caroline Kennedy's Doll ... An Indonesian doll from President Sukarno of Indonesia; The centerpiece of the exhibit was the playhouse presented to Caroline Kennedy by Jacqueline de Gaulle, 

You can share this post!

Hasil Kontra Aston Villa, Burnley Keluar Zona Degradasi - Arah Kata

How to watch Liverpool vs Aston Villa and live stream Premier League from anywhere | T3